Senin, 28 September 2015

Tahapan Seleksi Rekruitment Pegawai Bank Indonesia

Tahapan seleksi rekruitment calon pegawai/karyawan di lingkungan bank-bank, baik itu bank swasta maupun bank pemerintah (BUMN), melalui beberapa tahapan ada yang hanya tiga tahapan, empat tahapan dan bahkan ada yang mencapai tujuh tahapan bahkan lebih. Pada bank Indonesia proses seleksi cukup panjang dan cukup melelahkan, bisa mencapai 6 tahapan. Karena itu perlu strategi dan persiapan yang matang agar setiap tahapam dapat dilewati dengan sukses.
Beberapa pengalaman dari rekan-rekan yang pernah ikut seleksi penerimaan pegawai Bank, kiranya bisa digunakan sebagai bahan acuan dalam rangka keikutsertaan anda dalam seleksi tersebut.

Test Penerimaan Pegawai Bank

6 Tahapan Seleksi Bank Indonesia

Tidak banyak yang bisa diceritakan mengenai pengalaman dari beberapa rekan saya yang mengikuti seleksi penerimaan pegawai bank Indonesia (BI). Secara keseluruhan, seleksi BI tersebut melibatkan 6 tahap seleksi mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara. Beberapa hal yang bisa diceritakan mengenai masing-masing tahapan seleksi tersebut akan coba saya paparkan. 

1. Tahap seleksi administrasi

Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Tahap ini dilakukan setelah para pelamar melakukan registrasi yang bersifat online. Kriteria kelulusan tentunya mengacu pada kriteria kelulusan dasar yang terkait dengan IPK (Indeks Prestasi Komulatif) minimal, latar belakang pendidikan, dan umur untuk masing-masing pendidikan.

2. General Aptitude Test

Kedua, General aptitude Test, Tes ini mencakup pengetahuan akademik dan pengetahuan umum. Isi test nya mencakup Matematika, Bahasa Indonesia, dan soal-soal pengetahuan umum lainnya. Sebelum test dimulai, panitia akan melakukan pemeriksaan terhadap berkas-berkas pelamar untuk melihat apakah data yang dimasukkan saat registrasi online sama atau tidak dengan kenyataan.
ada beberapa pelamar yang harus meninggalkan ruangan test karena berkas-berkasnya dianggap tidak valid. 

3. Tes Pengetahuan Tertulis

Ketiga, Tes pengetahuan tertulis. Tes ini merupakan test pengetahuan umum perbankan dan tes disiplin ilmu. Bagi mereka yang latar belakangnya pendidikan ilmu komputer, soal-soal tentang algoritma pemrograman pun keluar. Selain algoritma pemrograman, ada juga beberapa soal yang menyinggung sisi bisnis dalam pengembangan aplikasi komputer, dan soal tentang perangkat keraspun tak luput ditanyakan.
Untuk pengetahuan umum perbankan sangat sulit ditebak. Sepertinya lebih banyak pengetahuan ekonomi yang ditanyakan ketimbang pengetahuan perbankan itu sendiri. Untuk itu pesiapkan diri anda dengan memperkaya wawasan anda mengenai dunia perbankan sebelum melakukan tes.

4. Tes Bahasa Inggris dan Psikotes

Keempat, tes bahasa inggris dan psikotes. Tes bahasa inggris merupakan tes yang wajib diikuti oleh para pelamar bila tidak sanggup menyediakan sertifikat TOEFL dengan batas nilai yang sudah ditentukan, sehingga terpaksa mengikuti tes ini. Karena itu penting bagi anda untuk mengambil ujian TOEFL atau sejenisnya di beberapa lembaga bahasa asing, selain dari latihan (Try Out ) di rumah.
Tes bahasa inggris yang diujikan ini modul ITP TOEFL, yaitu tes TOEFL yang standarnya disesuaikan dengan instansi yang menyelenggarakan tes. Tes ITP TOEFL ini umumnya ditangani langsung oleh LMFEUI Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia) yang memang merupakan panitia se;eksi secara keseluruhan.
Sedangkan, Tes Psikotesnya sendiri sebenarnya cukup sederhana. Dari sekian rekan saya yang sudah beberapa kali mengikuti tes psikotes dibeberapa seleksi. Bila dibandingkan dengan tes psikotes yang pernah dilakukan pihak lain, tes psikotes untuk penerimaan pegawai BI ini terbilang mudah dan tidak terlalu melelahkan.

5. Tes Pemeriksaan Kesehatan dan Psikiatri

Kelima, Tes pemeriksaan kesehatan dan psikiatri. Untuk tes ini, pelamar harus seiap secara jasmani maupun rohani. Tes pemeriksaan kesehatan dan psikiatri ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelamar itu berbadan sehat dan waras.

6. Wawancara (Interview)

Keenam adalah wawancara. Pada tahap ini adalah tahap terakhir pada seleksi pegawai BI. Yang di uji tidak hanya kompetensi pelamar tapi juga kemampuan mempresentasikan diri masing-masing. Wawancara dilakukan oleh satu tim pewawancara yang berjumlah 4 orang.

Itulah gambaran  yang akan dilakukan pada saat penerimaan pegawai di BI. Tahapan bisa saja berubah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, biasanya ke 6 tahapan diatas tidak akan luput dari materi yang harus dihadapi dalam tes. Semoga informasi diatas dapat membantu anda dalam persiapan menuju test penerimaan pegawai/karyawan Bank Indonesia (BI) ataupun Bank lainnya di Indonesia.

Kamis, 11 Juni 2015

Tahun dan Hari-hari Penting di Indonesia

Tahun dan Hari-hari Penting di Indonesia

Januari

  • 1 Januari : Tahun Baru Masehi, Hari Perdamaian Dunia
  • 3 Januari : HUT Departemen Agama
  • 5 januari : HUT Korps Wanita Angkatan Laut
  • 10 Januari : Hari Tritura, HUT Partai Demokrasi
  • 15 Januari : Hari Peristiwa Laut atau Samudra
  • 25 Januari : Hari Gizi, Hari Kusta Internasional
  • 26 Januari : HUT Maskapai Penerbangan Garuda
  • 31 Januari : Hari Lahir Nahdatul Ulama (NU)

Februari

  • 5 Februari : HUT Himpunan Mahasiswa Islam, Hari Peristiwa kapal Tujuh (Zeven Provincien)
  • 6 Februari : Hari Waitangi New Zeland
  • 9 Februari : HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), HUT Pasukan Kavaleri
  • 13 Februari : HUT Persatuan Farmasi Indonesia
  • 14 Februari : Hari Peringatan Pemberontakan Peta di Blitar
  • 19 Februari : HUT Kohanudnas
  • 22 Februari : HUT Berdirinya Masjid Istiqlal Jakarta
  • 23 Februari : HUT Rotary Club

Maret

  • 1 Maret : Hari Kehakiman Indonesia, Peristiwa Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta
  • 6 Maret : HUT Kostrad
  • 8 Maret : Hari Wanita Internasional
  • 10 Maret : HUT Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
  • 11 Maret : Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
  • 18 Maret : Hari Arsitektur Indonesia
  • 23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia
  • 24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
  • 27 Maret : HUT Woman Internasional Club

April

  • 1 April : HUT Bank Dunia
  • 2 April : HUT Lembaga Kebudayaan Jepang
  • 6 April : Hari Nelayan Indonesia
  • 7 April : Hari Kesehatan Internasional
  • 9 April : Hari Penerbangan Nasional
  • 15 April : Hari Zeni TNI Angkatan Darat (TNI AD)
  • 16 April : Hari Kopasandha (Komando Pasukan Sandy Yudha)
  • 18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
  • 19 April : Hari Pertahanan Sipil (Hansip)
  • 21 April : Hari Peringatan R.A Kartini
  • 24 April : Hari Angkutan Nasional, Hari Soladiritas Asia-Afrika
  • 27 April : Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia (LPI)

Mei

  • 1 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat, Hari Buruh Sedunia
  • 2 Mei : Hari Pendidikan Nasional
  • 3 Mei : Hari Surya
  • 4 Mei : Hut Persatuan Hukum ASEAN
  • 5 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa
  • 8 Mei : Hari Hendry Dunant
  • 11 Mei : Hari POM ABRI
  • 19 Mei : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
  • 20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional
  • 21 Mei : Hari Buku Nasional

Juni

  • 1 Juni : Hari Lahirnya Pancasila, Hari Anak-anak Sedunia
  • 3 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
  • 5 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia
  • 17 Juni : Hari Peringatan Dermaga Tanjung Priok
  • 21 Juni : Hari Krida Pertanian
  • 22 Juni : HUT Kota Jakarta
  • 24 Juni : Hari Bidan Indonesia
  • 26 Juni : Hari Ulang Tahun LPKJ
  • 29 Juni : Hari Keluarga Berencana Nasional (KB)

Juli

  • 1 Juli: Hari bhayangkara, Hari anak-anak Indonesia
  • 4 Juli: Hari kemerdekaan amerika Serikat
  • 5 Juli: Hari Bank Indonesia
  • 9 Juli: Hari peluncuran satelit palapa
  • 12 Juli: Hari koperasi Indonesia
  • 14 Juli: Hari peringatan revolusi Perancis
  • 17 Juli: Hari Integrasi Timor Timur
  • 22 Juli: Hari Kejaksaan
  • 23 Juli: HUT Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI)
  • 29 Juli: Hari bhakti TNI Angkatan Udara (TNI AU)

Agustus

  • 5 Agustus: HUT Dharma wanita Indonesia
  • 6 Agustus: Hari peringatan pemboman kota Hiroshima dan Nagasaki
  • 8 Agustus: HUT ASEAN
  • 10 Agustus: Hari Veteran Nasional
  • 13 Agustus: Hari peringatan pangkalan brandan lautan api
  • 14 Agustus: Hari Pramuka
  • 17 Agustus: Hari proklamasi kemerdekaan Indonesia
  • 18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia
  • 19 Agustus: Hari departemen luar negri
  • 21 Agustus: Hari maritime nasional
  • 24 Agustus: HUT TVRI


September

  • 1 September: Hari polisi wanita (Polwan)
  • 2 September: HUT ASEAN Press Board (APB)
  • 8 September: Hari Aksara, Hari Pamong Praja
  • 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
  • 17 September: Hari perhubungan nasional, Hari PMI
  • 23 September: Hari Nasional Saudi Arabia
  • 24 September: Hari Agraria Indonesia (Hari Tani)
  • 27 September: Hari PPT
  • 28 september: Hari Kereta Api
  • 29 September: Hari sarjana Indonesia
  • 30 September: Hari berkabung nasional, Hari pemberontakan PKI


Oktober

  • 1 Oktober: Hari kesaktian Pancasila
  • 5 Oktober: Hari Ulang tahun ABRI
  • 9 Oktober: Hari surat menyurat Internasional
  • 14 Oktober: Hari pangan sedunia
  • 15 Oktober: Hari hak azasi binatang
  • 16 Oktober: Hari parlemen Republik Indonesia
  • 20 Oktober: HUT Golkar (Golongan Karya)
  • 24 Oktober: Hari dokter Indonesia, HUT PBB
  • 27 Oktober: Hari penerbangan nasional
  • 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda
  • 30 Oktober: Hari Keuangan


November

  • 1 November: Hari Interdans Angkatan Darat (AD)
  • 3 November: Hari kerohanian
  • 10 November: Hari pahlawan, Hari Ganevo
  • 12 November: Hari Kesehatan Nasional
  • 14 November: Hari brigade mobil (Brimob)
  • 17 November: Hari terusan suez
  • 21 November: Hari pohon
  • 22 November: Hari perhubungan angkatan darat (AD)
  • 25 November: HUT Guru (PGRI)


Desember

  • 4 Desember: Hari Artileri
  • 9 Desember: Hari armada republic Indonesia
  • 10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia (HAM)
  • 12 Desember: Hari Transmigrasi
  • 15 Desember: Hari Infantri
  • 19 Desember: Hari Trikora
  • 20 Desember: Hari Sosial
  • 22 Desember: Hari Ibu
  • 25 Desember: Hari Natal

Senin, 29 Desember 2014

Kunci Jawaban Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia Kode:CPNS BI-1

Kunci Jawaban Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia Kode:CPNS BI-1

Kunci Jawaban Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia
Kunci Jawaban Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia
Bagi anda yang telah mendownload dan mengisi soal latihan tes CPNS Bahasa Indonesia dengan kode soal CPNS BI-1, berikut kami sediakan kunci jawabannya sebagai acuan pengisian anda. 

Kunci Jawaban Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia Kode:CPNS BI-1 dari no 1 sd 10

1.    C. Alat pemersatu berbagai suku bangsa

2.    B. Lambang identitas nasional

3.    A. Bahasa resmi kenegaraan
4.    A. Kegiatan berkomunikasi dengan alat syrat
5.    D. Alat pengembangan kebudayaan
6.    D. Duta masyarakat
7.    D. Bukti pedoman kerja lembaga
8.    A.  Penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan cepat
9.    B.  Tercantum dan jelas maksudnya
10.  C.  Surat pribadi

Untuk mendownload kunci jawaban sepenuhnya, klik link di bawah ini

Untuk mendownload soal nya, klik link di bawah ini

Jika anda kesulitan dalam mendownload, Klik link berikut


Cara Download


Terima kasih, semoga dapat membantu anda..

Download Soal Latihan Tes CPNS Bahasa Indonesia Kode:CPNS BI-1

Download Soal Latihan Tes CPNS Bahasa Indonesia Kode:CPNS BI-1

 Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia
Latihan Soal Tes CPNS Bahasa Indonesia

Agar dapat sukses dalam menjalani tes masuk CPNS, di butuhkan banyak-banyak latihan soal yang berhubungan dengan materi tes CPNS. Anda dapat membeli buku kumpulan soal di toko buku ataupun browsing di internet. Ada banyak situs yang menyediakan berbagai soal, ada yang berbayar dan ada yang gratis. banksoal2.blogspot.com adalah salah satu web atau blog yang menyediakan berbagai kumpulan soal dan anda dapat mendownloadnya dengan gratis.

Pada kesempatan kali ini banksoal2.blogspot.com akan share soal latihan tes CPNS Bahasa Indonesia dengan kode soal CPNS BI-1. 

Berikut cuplikan soal nya:


1.      Berbagai suku bangsa yang berbeda dapat saling berkomunikasi dengan satu bahasa yang
dapat dipahami bersama yaitu bahasa Indonesia, tanpa menghilangkan identitas kesukuan dan kesetiaannya pada nilai-nilai sosial budaya serta bahasa daerahnya. Pernyataan di atas menyatakan fungsi bahasa Indonesia sebagai...
A.       Lambang kebanggaan kebangsaaan
B.       Lambang identitas nasional
C.       Alat pemersatu berbagai suku bangsa
D.       Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya
2.      Di samping bendera dan Negara Indonesia yang kita junjng tinggi sebagai bagian dari identitas
RI, bahasa Indonesia pun merupakan unsure identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi pula. Pernyataan di atas menyatakan fungsi bahasa Indonesia sebagai...
A.       Lambang kebanggaan kebangsaan
B.       Lambang identitas nasional
C.       Alat pemersatu berbagai suku bangsa
D.       Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya
3.      Pada upacara-upacara resmi seperti memperingati hari ulang tahun kemerdekaan, Pembina
upacara berpidato dengan menggunakan bahasa Indoneisa. Pernyataan di atas menunjukkan fungsi bahasa Indonesia sebagai...
A.       Bahasa resmi kenegaraan
B.       Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
C.       Alat kepentingan pembangunan nasional
D.       Alat pengembangan kebudayaan
4.      Yang dimaksud dengan kegiatan surat-menyurat, yaitu...
A.       Kegiatan berkomunikasi dengan alat syrat
B.       Kegiatan berkomunikasi dengan alat telegram
C.       Kegiatan berkomunikasi dengan alat faksimile
D.       Kegiatan berkomunikasi dengan alat telepon
5.      Penyajian buku pelajaran, penulisan buku atau penerjemahan, dilakukan dalam bahasa
Indonesia.
Pernyataan di atas menunjukkan fungsi bahasa Indonesia sebagai...
A.       Bahasa resmi kenegaraan
B.       Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
C.       Alat kepentingan pembangunan nasikonal
D.       Alat pengembangan kebudayaan
6.      Semua pernyataan di bawah ini merupakan fungsi surat, kecuali...
A.       Alat/sarana komunikasi tertulis
B.       Bukti tertulis yang mempunyai kekuatan hukum
C.       Bukti historis
D.       Duta masyarakat
7.      Akta jual beli, surat wasiat, surat perjanjian, dsb, menduduki fungsi-fungsi sebagai berikut,
kecuali...
A.       Bukti sarana komunikasi tertulis
B.       Bukti tertulis yang mempunyai hukum tetap
C.       Bukti histori
D.       Bukti pedoman kerja lembaga
8.      Isi surat harus dinyatakan secara ringkas, jelas dan eksplisit, agar...
A.       Penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan cepat
B.       Penerima tertarik dengan surat tersebut
C.       Penerima ingin cepat membalasnya
D.       Penerima merasa senang
9.      Yang dimaksud dengan eksplisit pada pernyataan nomor 8, ialah...
A.       Tidak tercantum tetapi jelas maksudnya
B.       Tercantum dan jelas maksudnya
C.       Tercantum tetapi tidak jelas naksudnya
D.       Tidak tercantum dan tidak jelas maksudnya
10. Bahasa Indonesia yang baku tidak digunakan dalam...
A.       Surat resmi
B.       Surat keputusan
C.       Surat pribadi
D.       Surat lamaran kerja 


Untuk mendownload soal, silahkan klik link di bawah ini



Untuk mendownload kunci jawabanya silahkan klik link di bawah ini



Jika anda kesulitan dalam mendownload, Klik link berikut

Cara Download


Terima kasih..

U

Sabtu, 27 Desember 2014

Cara Cepat dan Mudah Mengerjakan Soal Deret Angka dan Deret Abjad (Huruf)

Cara Cepat dan Mudah Mengerjakan Soal Deret Angka dan Deret Abjad (Huruf)

Soal deret angka selalu ada dalam berbagai tes, seperti tes masuk CPNS, BUMN, Bank bahkan tes masuk perusahaan swasta. Tes deret terdiri dari beberapa macam, ada tes deret angka dan ada tes deret huruf, masing-masing memiliki cara pengerjaan yang berbeda. 

Kali ini, kita akan membahas bagaimana mengerjakan tes soal deret angka dengan mudah dan benar.
Berikut adalah pola dasar yang di gunakan dalam soal deret angka.

Cara Cepat dan Mudah Mengerjakan Soal Deret Angka dan Deret Abjad (Huruf)
Pola dasar deret angka

Penentuan rumus antar pola deret angka

  1. Penentuan rumus pola no.1 pada gambar di atas: Penambahan 1(+1), Penambahan 1(+2), Penambahan 2(+2), Pengurangan 1(-1), dll.
  2. Bilangan ganjil (1, 3, 5, ...) ditambah atau dikurangi atau dikali atau dibagi 1 atau angka lain, bilangan genap (2, 4, 6, ...) ditambah atau dikurangi atau dikali atau dibagi 1 atau angka lain dst.
  3. Setiap lompat 3 ditambah/dikurang 2, atau setiap lompat 3 dikali/dibagi 2 dst.
  4. Setiap lompat 4 ditambah/dikurang 2, atau setiap lompat 4 dikali/dibagi 2 dst.
  5. Suku 1 dan 2 adalah urutan, kemudian suku ke 3 adalah konstanta (bilangan tertentu), selanjutnya mengikuti pola seperti pada suku 1, 2, 3, ... dst.
  6. Lompat 1, kemudian lompat 2, lompat 3 dst, (bisa ditambah, dikurang, dibagi, dikali, akarkuadrat, kuadrat 2 atau angka lain) dst.
  7. Lompat 3, lompat 2, kemudian lompat 3 dst, (bisa ditambah, dikurang, dibagi, dikali, akarkuadrat, kuadrat 2 atau angka lain) dst.
  8. Setiap urutan suku, merupakan kuadrat suku tersebut, contoh: suku 1=1², suku 2=2², suku 4=4² dll.
  9. Suku 1=n²+1, suku 2=n²-1, suku 3=n²x2, suku 4=n²/2. dsb.
  10. Dan lain sebagainya.

Penentuan rumus antar pola deret abjad (huruf)

Untuk mengerjakan soal deret abjad, tidak jauh berbeda pengerjaan dan pola nya seperti di atas, hanya saja angka di gantikan dengan huruf. Berikut adalah acuannya:

A=1
B=2
C=3
D=4
E=5
F=6
G=7
H=8
I=9
J=10
K=11
L=12
.......
Z=26


Selamat Belajar...

Kamis, 25 Desember 2014

Kiat-kiat Lulus Tes CPNS

Kiat-kiat Lulus Tes CPNS

Kiat-kiat Lulus Tes CPNS
Tes CPNS

Persiapan Awal

Dalam menghadapi tes calon pegawai negri sipil (CPNS), anda harus punya persiapan matang dan terpadu, yang terkait masalah teknis dan nonteknis. Anda harus mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan instansi yang akan anda masuki. Setelah mengetahuinya, anda mesti memahami jenis soal yang akan diberikan saat ujian. Anda pun perlu mengukur tingkat kemampuan anda dalam berbagai hal. Dan, yang terpenting, anda harus banyak berlatih soal-soal yang akan diujiankan, serta banyak membaca baik di buku maupun lewat internet agar wawasan anda bertambah.

Mengenal Berbagai Tes Menjadi PNS

Sesungguhnya, tes masuk CPNS cendrung pada kemempuan intelektual yang akan mengujikan berbagai varian tes yang sifatnya akademis dan kognitif. Tapi, itu juga tidak menutup kemungkinan adanya tes lanjutan pada instansi tertentu, seperti adanya tes psikotes dengan berbagai varian tes nya.
Tes yang sifatnya intelektual adalah tes berupa kemempuan yang berhubungan dengan proses kognitif, berfikir, daya menghubungkan, serta kemampuan dalam menilai dan mempertimbangkan. Aspek-aspek yang masuk ke dalam tes intelektual, yakni intelegensi umum, daya abstraksi, daya tangkap, kemampuan analisis dan sintesis, logika berfikir, serta daya kreativitas.
Selain adanya tes intelektual tersebut, ada pula aspek-aspek psikologis yang penting diketahui oleh anda. Aspek-aspek psikologis yang biasanya dinilai dalam bebagai tes CPNS adalah sebagai berikut:
1.       Kepribadian
Aspek-aspek psikologis dalam tes psikologi yang termasuk di dalamnya adalah motivasi berprestasi, stabilisasi emosi, hubungan social, penyesuaian diri, kemandirian, komunikasi dan kerja sama.
2.       Sikap Kerja
Adapun aspek-aspek psikologis dalam tes sikap kerja yang termasuk di dalam nya adalahsistematika kerja, daya tahan kerja, ketelitian kerja, kecepatan kerja, dan konsentrasi kerja.

Sementara itu, untuk mengukur tingkat bakat seseorang, diperlukan tes bakat atau aptitude test. Tes bakat yang dirancang untuk mengungkap prestasi belajar pada bidang tertentu dinamakan Scholastic Aptitude Test atau tes bakat skolastik (TBS). Contoh tes bakat skolastik adalah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Graduate Record Examination (GRE).
Tes potensi akademik adalah salah satu tes untuk mengetahui bakat atau aptitude seseorang. Maka tingkat intelektual seseorang bukan menjadi penentu keberhasilan.
Biasanya, yang menjadi materi tes bakat meliputi tes verbal (padanan kata, lawan kata, dan analogi verbal), tes kuantitatif (hitungan, deret angka dan komparasi kuantitatif), tes penalaran (logika formal, analitis, spatial dan penalaran logis).

Selain berbagai jenis tes tersebut, dunia kerja juga menuntut adanya tes psikologi atau psikotes. Dalam tes psikotes, ada beberapa proses tang terdiri atas wawancara dan observasi, daftar riwayat hidup, serta tes psikologi. Dalam menghadapi tes kejiwaan ini, jenis yang akan dihadapi dapat berupa tes prestatif yang popular dengan tes intelegensi, tes proyektif, serta tes inventori atau daftar pertanyaan.

Terima kasih telah membaca artikel Kiat-kiat Lulus Tes CPNS semoga bermanfaat dan bisa membantu anda menghadapi tes CPNS.

Selamat Belajar..

Rabu, 24 Desember 2014

Tips dan Trik Menjawab Soal Tes CPNS

Tips dan Trik Menjawab Soal Tes CPNS

Tips dan Trik Menjawab Soal Tes CPNS
PNS
Setiap kali seleksi penerimaan Pegawai Negri Sipil (PNS) diumumkan, ribuan peserta dari berbagai lulusan mendaftarkan diri dan bersaing memperebutkan posisi yang sedikit jumlahnya. Dari ratusan bahkan ribuan peserta tes, hanya beberapa peresen saja dari jumlah keseluruhan yang bisa lolos. Mereka yang lolos bukan termasuk peserta yang pandai, tapi mereka yang lolos biasanya adalah orang yang paling siap yang telah mempersiapkan diri menghadapi tes CPNS.

Kunci keberhasilan menghadapi tes CPNS ini adalah anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih soal-soal CPNS. Dengan berlatih, anda menjadi akrab dengan berbagai jenis dan tipe soal, sehingga kemampuan analisa anda semakin terasah dan semakin tajam. Kemampuan analisa yang tajam ini sangat membantu anda nantinya dalam menempuh tes-tes dan meraih skor hasil yang optimal. Namun sesungguhnya, ada beberapa tips dan trik yang bisa membantu anda dalam menghadapi tes CPNS ini. Berikut diantaranya:
  •  Berlatihlah soal-soal tes apapun bentuknya namun yang relevan dengan tes CPNS sebanyak banyak nya. Dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan soal tes yang ada. Ini penting untuk membiasakan diri anda bekerja cepat menyelesaikan soal-soal tersebut. Jika anda tidak mematuhi batasan waktu tersebut, anda akan terbiasa mengerjakan soal nya dengan santai dengan jangka waktu yang lama. Jika ini terjadi, maka ketika anda mengerjakan soal tes yang sebenarnya, anda akan mengalami kesulitan pengaturan waktu. Latihanlah soal-soal tes sebanyak-banyaknya akan membuat anda akrab dengan bebagai jenis dan model soalnya. Analisa anda dalam mengejakan soal-soal tersebut juga akan meningkat seiring dengan banyaknya latihan yang anda kerjakan.
  • Dalam tes, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika tertentu yang rumit. Oleh sebab itu, tak perlu anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tes, karena hal itu hanya akan membebani anda saja. Yang diperlukan adalah logika berfikir yang terstruktur. Dengan banyak latihan soal, logika berfikir anda akan terlatih untuk semakin terstruktur sehingga memudahkan anda mengerjakan soal-soal serupa dengan cepat dan benar.
  • Saat anda mengerjakan soal-soal tes, kondisikan diri anda kedalam keadaan konsentrasi penuh. Tetap rileks dan jangan tegang, jangan panic. Tegang hanya akan membuat energy anda terkuras, panic dapat membuat anda ceroboh dan terburu-buru dalam mengerjakan soal. Sehingga akan mudah terkecoh dengan jawaban yang sekilas seperti jawaban yang benar namun salah.
  • Jangan berkutat terhadap satu soal tertentu. Ini sangat berbahaya!. Rasa penasaran terhadap satu soal tertentu (biasanya terjadi pada soal-soal numeric atau angka) membuat waktu anda terkuras untuk mengerjakan soal tersebut. Belum lagi energy anda juga turut berkurang secara signifikan. Ditambah lagi emosi juga akan naik, bila ternyata kemudian anda gagal menemukan jawabannya. Ingatlah bahwa setiap butir soal tes memiliki bobot nilai yang sama. Sehingga jangan membuang-buang waktu untuk sekedar mempertuturkan rasa penasaran anda tersebut.
  •  Ingat! Yang terakhir ini jangan sekali-kali melihat atau mengintip kunci jawaban sebelum anda selesai mengerjakan semua soal. Karena hasil apapun yang akan anda peroleh bila setiap kali melihat kunci jawaban tidak memberikan hasil yang akurat dan tidak valid.

·    Terima kasih telah membaca artikel Tips dan Trik Menjawab Soal Tes CPNS.

Semoga Sukses..